Postingan

Kabinet Baru Siap Disusun Untuk Pemerintahan Baru Afghanistan Dibawah Perintah Taliban

Jakarta -  Taliban mulai menyusun kabinet baru. Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan susunan kabinet akan diselesaikan dalam satu atau 2 minggu mendatang. Selain itu, Mujahid menuturkan Taliban telah menunjuk pejabat untuk memimpin lembaga-lembaga penting, termasuk kementerian kesehatan, kementerian pendidikan dan bank pusat. Hanya saja, ketika disinggung apakah wanita akan dimasukkan dalam kabinet baru, Mujahid mengatakan keputusan berada di tangan pemimpin. Sehingga dia tidak tahu apa yang akan menjadi keputusan mereka. Selama menyusun pemerintahan baru, Taliban meminta AS dan negara Barat lainnya mempertahankan hubungan diplomatik. Sebelumnya, rasa frustrasi di Afghanistan meningkat karena situasi ekonomi yang parah karena anjloknya mata uang dan meningkatnya harga pangan. Di satu sisi, bank-bank masih tutup dua minggu setelah Afghanistan jatuh ke tangan Taliban. Oleh sebab itu, Taliban memerintahkan bank tetap buka dengan batas penarikan uang tunai per Minggu s...

Konflik di Afghanistan Menjadi Semakin Kacau, Anggota Keluaraga Jurnalis Asal Jerman Terbunuh

Jakarta -  Taliban membunuh seorang anggota keluarga jurnalis Deutsche Welle (DW) di Afghanistan, seperti disampaikan pihak DW. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada Kamis, DW menyampaikan pejuang Taliban sedang mencari salah satu jurnalis mereka di Afghanistan, dan dikonfirmasi seorang keluarga jurnalis tersebut ditembak mati Taliban pada Rabu dan satu orang lainnya mengalami luka parah. Anggota keluarga lainnya bisa melarikan diri pada detik-detik terakhir dan masih dalam pelarian. "Pembunuhan keluarga dekat satu dari beberapa editor kami oleh Taliban kemarin sungguh tragis, dan menjadi saksi bahaya akut yang dihadapi seluruh karyawan kami dan keluarga mereka di Afghanistan," jelas Dirjen DW, Peter Limbourg seperti dikutip dalam artikel tersebut. "Ini menjadi bukti Taliban telah melakukan pencarian para jurnalis secara terorganisir, baik di Kabul maupun di provinsi-provinsi. Kita kehabisan waktu," imbuhnya, dikutip dari CNN , Minggu (22/8). Artikel tersebut ...

China Menolak Kembali Usul WHO Untuk Menyelidiki Asal Virus Corona

Jakarta - China pada Jumat (13/8) lagi-lagi menolak permintaan WHO untuk melakukan investigasi lanjutan soal asal-usul COVID-19. China menegaskan, mereka mendukung upaya "saintifik" ketimbang "politis". Pada Kamis (12/8), WHO mendesak China untuk membagikan information mentah dari kasus-kasus awal COVID-19 untuk bisa memulai kembali penyelidikan mereka soal virus SARS-CoV-2. China meresponsnya dengan menyatakan, investigasi gabungan WHO dengan China di awal tahun ini sudah memuaskan. Desakan THAT ini disebut bermotif politis dan bukan didasari oleh sains. "Kami menentang pelacakan berbasis politik dan juga pengabaian laporan gabungan. Kami mendukung pelacakan secara saintifik," tegas Wakil Menteri Luar Negeri China, Ma Zhaoxu, seperti dikutip dari AFP. WHO bersama China melakukan penyelidikan asal usul COVID-19 di Wuhan pada awal tahun 2021. Wuhan menjadi lokasi penyelidikan karena merupakan kota pertama yang mendeteksi COVID-19. Inve...

Negara Iran Pertama Kalinya Mencatat Rekor 37 Ribu Kasus Covid-19 Sehari

Teheran -  Iran melaporkan lebih dari 37.000 kasus virus Corona (COVID-19) dalam sehari untuk pertama kalinya yang merupakan rekor tertinggi. Negara ini juga melaporkan angka kematian harian tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Seperti dilansir AFP, Senin (2/8/2021), Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan bahwa rekor 37.189 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir di wilayahnya. Dengan tambahan itu, maka complete 3.940.708 kasus Corona kini terkonfirmasi di Iran. Rekor tertinggi kasus harian Corona di Iran telah dipatahkan untuk keempat kalinya dalam dua pekan terakhir, ketika lonjakan kasus positif terdeteksi di tengah apa yang disebut otoritas setempat sebagai 'gelombang kelima' Corona. Dalam pengumuman terbaru, Kementerian Kesehatan Iran juga melaporkan 411 kematian dalam sehari. Angka itu mencetak rekor sebagai kematian harian tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Sejauh ini, total kematian akibat Corona di Iran mencapai 91.407 orang. Otoritas Iran sebelumnya mengakui bah...

Seorang Pasien Covid-19 Mengamuk di RSUD Pasar Minggu Karen Tidak Kebagian Ruangan

Jakarta -  Seorang pasien pria mengamuk di IGD RSUD Pasar Minggu, Jakarta. Kejadian itu diabadikan penghuni rumah sakit melalui kamera telepon genggam. Dalam rekaman berdurasi satu menit terlihat petugas medis dibantu satpam berusaha menenangkan pasien dengan selang infus menempel di pergelangan tangan. Pasien tampak tidak mengenakan masker itu dipegang agar tidak berontak. Bahkan, salah satu satpam menginstruksikan kepada temannya untuk mengambil borgol sambil coba menenangkan pasien yang berontak. Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko, membenarkan peristiwa itu terjadi di RSUD Pasar Minggu pada Selasa (22/6) kemarin. "Terkait dengan informasi viralnya video clip sehubungan dengan pasien covid di RSUD Pasar Minggu yang mengamuk itu benar," kata dia saat dihubungi, Kamis (24/6). Bambang menjelaskan, menurut keterangan Kepala Puskesmas (Kapuskes) Kecamatan Pasar Minggu, pasien memaksa untuk ditangani tim medis di ruang perawatan. Sementara, semua ruang perawatan pasien...

Akhirnya Terungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Menteng, Berawal Open BO dan Motif Terlilit Utang

Jakarta -  Polisi menangkap pelaku pembunuhan Ida Wasila Anata, wanita yang ditemukan tewas dalam kamar resort di Menteng, Jakarta Pusat. Sebelumnya, Ida ditemukan tewas pada Rabu (26/5) aching di kamar 110 Hotel Dreamtel. Jasadnya terbaring di atas kasur dengan kondisi bugil dan kepala tertutup tiga bantal. Di leher korban terdapat luka cekik. Barang berharga korban juga raib. Kasat Reskrim Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pelaku ditangkap pada Sabtu (29/5). Pelaku berinisial AA (24) ini ditangkap di tempat persembunyiannya di Jakarta Timur. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Menteng AKP Paksi Eka Saputra mengatakan, tak ada perlawanan saat polisi menangkap tersangka. Menurut Paksi, pelaku bekerja sebagai safety. "Safety financial institution swasta," kata Paksi saat dikonfirmasi, Sabtu (29/5). Pelaku Pembunuhan Wanita di Resort Nekat Karena Terlilit Utang Theme AA, tersangka pembunuhan wanita dalam resort di Menteng, Jakarta Pusat, karena terlilit utang. ...

Keindahan Luweng Sampang di Gunung Kidul, Bak Seperti Grand Canyon Ala Indonesia

DIY -  Air setinggi 5 meter mengucur deras di antara 2 tebing. Dengan lebar 1,5 meter, lubang yang menganga di antara air terjun ini bisa ditelusuri. Merasakan guratan-guratan halus yang menghiasi dinding-dinding tebing. Eksotis, keelokan wisata di Gunung Kidul ini membuat Luweng Sampang disebut Grand Canyon ala Indonesia. Sesuai dengan namanya, Luweng dan Sampang. Luweng yang berati lubang. Jika dilihat dari atas, Air Terjun Luweng Sampang ini bak memiliki lubang. Sedangkan Sampang sendiri wilayah desa yang terletak di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Suara gemericik air mengalun pelan. Ditemani dengan semilir angin. Nuansa alamnya masih terasa kental. Membuat susah beranjak dari tempat wisata di Gunung Kidul ini. Area favorit wisatawan Lawu Sampang ada di balik lubang Luweng Sampang. Jika dilihat sepintas, guratan di bebatuan tebing itu membuat Luweng Sampang tampak seperti Grand Canyon di Amerika Serikat. Meski secara ukuran tidak semegah salah satu dari tujuh keajaiban dunia i...