Postingan

Akhirnya Terungkap Pembunuhan Wanita di Hotel Menteng, Berawal Open BO dan Motif Terlilit Utang

Jakarta -  Polisi menangkap pelaku pembunuhan Ida Wasila Anata, wanita yang ditemukan tewas dalam kamar resort di Menteng, Jakarta Pusat. Sebelumnya, Ida ditemukan tewas pada Rabu (26/5) aching di kamar 110 Hotel Dreamtel. Jasadnya terbaring di atas kasur dengan kondisi bugil dan kepala tertutup tiga bantal. Di leher korban terdapat luka cekik. Barang berharga korban juga raib. Kasat Reskrim Jakarta Pusat AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pelaku ditangkap pada Sabtu (29/5). Pelaku berinisial AA (24) ini ditangkap di tempat persembunyiannya di Jakarta Timur. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Menteng AKP Paksi Eka Saputra mengatakan, tak ada perlawanan saat polisi menangkap tersangka. Menurut Paksi, pelaku bekerja sebagai safety. "Safety financial institution swasta," kata Paksi saat dikonfirmasi, Sabtu (29/5). Pelaku Pembunuhan Wanita di Resort Nekat Karena Terlilit Utang Theme AA, tersangka pembunuhan wanita dalam resort di Menteng, Jakarta Pusat, karena terlilit utang. ...

Keindahan Luweng Sampang di Gunung Kidul, Bak Seperti Grand Canyon Ala Indonesia

DIY -  Air setinggi 5 meter mengucur deras di antara 2 tebing. Dengan lebar 1,5 meter, lubang yang menganga di antara air terjun ini bisa ditelusuri. Merasakan guratan-guratan halus yang menghiasi dinding-dinding tebing. Eksotis, keelokan wisata di Gunung Kidul ini membuat Luweng Sampang disebut Grand Canyon ala Indonesia. Sesuai dengan namanya, Luweng dan Sampang. Luweng yang berati lubang. Jika dilihat dari atas, Air Terjun Luweng Sampang ini bak memiliki lubang. Sedangkan Sampang sendiri wilayah desa yang terletak di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Suara gemericik air mengalun pelan. Ditemani dengan semilir angin. Nuansa alamnya masih terasa kental. Membuat susah beranjak dari tempat wisata di Gunung Kidul ini. Area favorit wisatawan Lawu Sampang ada di balik lubang Luweng Sampang. Jika dilihat sepintas, guratan di bebatuan tebing itu membuat Luweng Sampang tampak seperti Grand Canyon di Amerika Serikat. Meski secara ukuran tidak semegah salah satu dari tujuh keajaiban dunia i...

Pro Kontra Dulur Ganjar dan Gema Puan Maharani

Jakarta -  Suroto bahkan cerita, Gema Puan malah menggunakan orang-orangnya untuk mendukung saat melakukan deklarasi beberapa waktu lalu. "Saya bilang saya ketawa saja, karena yang dipanggil itu orang-orang saya, DPD-DPD itu (untuk dukung Gema Puan) iya. Terus saya bilang, saya demennya Pak Ganjar kok gimana. Terus ditanya duit darimana, duit dari rakyat, rakyat yang seneng kok. Temen-temen saya bilang begitu yang DPD, kan dia bingung bisa bikin spanduk, bikin baju, mereka iuran," jelas Suroto. Sementara itu, Menanggapi DGP, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mengatakan, relawan tersebut bukan dibentuk PDIP. "Bukan, enggak ada," ujar Bambang di DPR, Kamis (6/5). Nama Ganjar memang salah satu yang moncer di survei elektabilitas calon presiden. Ganjar bersaing dengan nama besar lainnya seperti Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Namun, Bambang tidak masalah jika sudah ada relawan yang mendukung Ganjar. Dia hanya menegaskan, setiap kader PDI...

Negara India Mengalama Masa Krisis yang Sangat Parah Tak Hanya Covid-19 Melainkan Polusi Udara yang Sangat Mematikan

New Delhi -  Bahaya mematikan membekap kota-kota kita, membunuh empat kali lebih banyak manusia dalam setahun dibandingkan Covid-19. Di seluruh dunia, hampir 9 juta orang meninggal karenanya pada 2018, dan di India, bahaya ini telah membunuh satu anak setiap tiga menit. Bahaya tersebut adalah polusi. Korban-korban meninggal hanya dengan menghirup udara di sekitar mereka. Udara tercemar. Sebanyak 9 juta nyawa melayang. Dan apa sumber udara pengap beracun yang meliputi kota-kota? Bahan bakar fosil, sebagian besar. Emisi gas rumah kaca dari batubara, minyak, dan gas bersama-sama menyebabkan pemanasan global, sembari memaksa populasi kota-kota menghirup partikel kecil beracun. Para ilmuwan menyebut partikel paling mematikan ini PM2,5-- yang menembus ke dalam paru-paru dan bisa menyebabkan kanker paru, penyakit jantung koroner, stroke, dan kematian dini. Partikel yang berukuran 2,5 mikro atau lebih kecil itu disebut berbahaya bagi kesehatan manusia karena mereka melewati banyak pertaha...